PEKANBARU - Seekor gajah Sumatera di Riau kembali terkena jerat. Kali ini gajah berusia 4 tahun mengalami luka terkena jerat di konsesi perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) di Talang Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau yang mengetahui ada gajah yang terkena jerat langsung melakukan tindakan penyelamatan. Petugas melepaskan jeratan tali dengan bantuan gajah latih.
Baca Juga: Neneng, Gajah Sumatera di Kebun Binatang Medan Ditemukan Mati
"Tadi malam kita melakukan tindakan melepaskan tali jerat yang melingkar di kaki gajah. Lokasinya di konsesi PT Arara Abadi," kata Kabid Wilayah II BBKSDA Riau Heru Sutmantoro kepada Okezone.
Untuk melakukan evakuasi penyelamatan, Tim BBKSDA bersama Yayasan Taman Nasional Tesso Nilo mengerahkan gajah latih. Anak gajah itu kemudian dibius. Setelah tidak sadarkan diri petugas bergerak cepat melepaskan tali jerat dan memberikan obat.
Setelah tindakkan medis selesai, petugas pun menyadarkan gajah tersebut. Setelah sadar, petugas pun menggiring anak gajah tersebut kembali kawanannya.
Heru menyatakan bahwa gajah tersebut merupakan kelompok kantong Cagar Biosfer Giam Siak Kecil. Kelompok Giam Siak Kecil saat ini diperkirakan berjumlah 40 ekor.
Baca Juga: Bangkai Bayi Gajah Ditemukan Tinggal Tulang Belulang di Aceh Utara
"Saat ini gajah berjenis kelamin jantan itu sudah dikembalikan ke kawanannya. Gajah tersebut mengalami luka jerat pada bagian kaki depan sebelah kanan," imbuhnya.
Sepanjang 2019, ada empat anak gajah di Riau yang terkena jerat. Ini terjadi karena kantong gajah di Riau dirambah secara masif. Kawasan gajah sumatera sudah beralih fungsi menjadi perkebunan pemukiman dan perusahaan untuk industri.
(Fiddy Anggriawan )