Dipanggil Jokowi, FX Rudy Jelaskan Mengapa Jarang Hadir saat Presiden ke Solo

Bramantyo, Jurnalis
Minggu 02 Februari 2020 15:23 WIB
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo (Foto: Okezone/Bramantyo)
Share :

SOLO - Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo membenarkan bila dirinya dipanggil menghadap Presiden Joko Widodo.

Pertemuan antar keduannya terjadi di Kota Yogyakarta. Hanya saja, Rudy tak menjelaskan di mana lokasi pertemuan antara dirinya dan mantan patnernya saat memimpin Solo itu dilakukan.

"Iya benar, saya dipanggil pak Jokowi untuk menemui beliau. Pertemuannya di Yogyakarta, Jumat malam 31 Januari," papar Rudy di Balaikota Solo, Minggu (2/2/2020).

Sebelumnya, santer beredar hubungan antara Presiden Jokowi dengan FX Hadi Rudyatmo yang juga Ketua DPC PDIP kota Solo renggang.

Kerenggangan antar keduannya sejak muncul kepastian putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabiming Raka maju di Pilwalkot Solo.

Padahal, dari DPC PDIP Solo, telah mengajukan nama yang diusung ke DPP PDIP yaitu Ahmad Purnomo dan Teguh Prakosa.

Baca Juga: FX Rudy Minta PDIP Komitmen pada Aturan Partai soal Rekomendasi Pilkada Solo

Rudi menegaskan dirinya dengan Jokowi tidak ada persoalan. Bahkan antara dirinya dengan mantan patnernya saat masih menjabat sebagai Walikota itupun sering bertemu.

"Jare sopo renggang (Kata siapa renggang). Lah wong gak ono opo-opo Yo (lah tidak ada masalah apa-apa)," papar Rudy di Balaikota Solo, Minggu (2/2/2020).

Menurut Rudy, untuk Pilkada, baik dirinya dan Presiden Jokowi sepakat menyerahkan semua keputusan pada Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.

Terkait kemungkinan adanya koalisi dengan salah satu calon yang diajukan DPC PDIP, Rudy mengatakan koalisi lebih tepat dilakukan dengan partai lain.

"Koalisi apa, lah Gibran itukan daftar lewat PDIP. Masak, sama-sama dari PDIP koalisi. Koalisi itu sama partai lain, itu baru koalisi,"terangnya.

Menurut Rudy, dalam pertemuan yang berlangsung cukup lama, dirinya pun menyampaikan mengapa tidak hadir mendampingi Presiden saat acara hari Batik di Pura Mangkunegaran.

Tak hanya itu, Rudy pun melaporkan tidak selalu terlihat menjemput kedatangan Presiden setiap kali berkunjung ke Kota Solo.

"Ya saya laporkan waktu acara hari Batik itu bertepatan dengan acara TMMD. Jadi saya hadir di TMMD kerja bakti. Terus saya juga laporkan kenapa saya tak pernah ikut menjemput di bandara. Karena sesuai protokoler yang boleh menjemput adalah Gubernur, Polda dan Pangdam,"ujarnya.

"Eeh, pak Jokowi malah bilang malah tidak masalah, 'beneren kowe ora usah metuk. Ora apa-apa (benar kamu nggak usah ikut menjemput. Tidak masalah)'," imbuhnya.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya