Alat pertama yakni polymerase chain reaction (PCR) dan kedua adalah sequencing. PCR digunakan untuk melakukan screening apakah ada atau tidak Virus Korona dari sebuah sample yang diambil dari seseorang.
Setelah itu, sample yang sudah di-screening tadi dikonfirmasi melalui sequencing. "Kami pakai itu yang dua step, screening menggunakan PCR untuk mendeteksi virus korona," jelas Amin.
"Sehingga kalau ada Virus Korona di sample, pasti langsung tahu. Nah setelah itu kalau hasilnya positif, kita akan konfirmasi dengan sequencing," tutup dia.
(Khafid Mardiyansyah)