PALEMBANG – Kepulangan mahasiswa Sumatera Selatan (Sumsel) yang kuliah di China dikhawatirkan menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Mengetahui hal tersebut, Gubernur Sumsel menjamin masyarakat tak perlu khawatir lantaran WNI yang dipulangkan sudah melewati pemeriksaan ketat.
"Mereka sudah diperiksa kesehatannya. Mereka juga sudah dipantau kesehatannya oleh dinkes (dinas kesehatan) setempat. Jadi, masyarakat Sumsel tidak usah khawatir," kata Gubernur Sumsel, Herman Deru.
Virus korona sudah diantisipasi oleh Pemerintah Indonesia, termasuk Pemprov Sumsel dengan mengerahkan tim pemeriksaan di sejumlah titik, seperti pelabuhan, bandara dan perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA) asal China.
"Pemprov Sumsel sudah antisipasi untuk pendatang ataupun wisatawan dari negara lain. Semuanya sudah diantisipasi kalau ada yang mengidap virus ini seharusnya mereka memberi tahu institusi formal agar segera diambil tindakan," tutur Herman Deru.
Ia mengatakan, sejauh ini di wilayah Sumsel belum ada laporan atau indikasi masuknya virus korona. Karena itu, ia mengimbau masyarakat tak khawatir.
Baca Juga : Pakai Uang Pribadi, 7 Mahasiswa Indonesia di China Tiba di Palembang
"Sejauh ini memang belum ada kasus (korona) sehingga masyarakat tidak usah khawatir," tutur Deru.
Baca Juga : Tangis Haru Keluarga Sambut Kedatangan 7 Mahasiswa Sumsel dari China
(Erha Aprili Ramadhoni)