SEMARANG - Sebanyak 10 warga Jawa Tengah yang menjalani observasi di Natuna kini telah kembali ke rumah masing-masing. Meski dinyatakan bebas dari Covid-19 (virus Korona), namun mereka masih akan dipantau hingga 14 hari.
"Untuk selanjutnya kami akan melakukan pemantauan ya, paling tidak dua pekan ke depan, 14 hari," kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, Sabtu (15/2/2020) malam.
Baca Juga: Khofifah, Durian dan Penyambutan 62 Warga Jatim dari Natuna
Dia menjelaskan, dari 10 warga Jateng yang menjalani observasi di Natuna, hanya lima orang memilih pulang kampung melalui Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang. Meski tak ada perlakuan khusus selama pemulangan, namun mereka tak menggunakan jalur kedatangan penumpang pada umumnya.
"Yang turun di sini (Bandara Ahmad Yani) ada lima, dari Semarang ada dua, Kendal, Pati dan Sukoharjo. Sisanya ada yang turun di (bandara) Adi Sucipto (Yogyakarta) tiga orang, dua orang lagi naik kendaraan darat," terangnya.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 10 warga Jateng yang usai menjalani proses observasi di Natuna, akhirnya bisa pulang kampung, Sabtu (15/2/2020) malam. Lima di antaranya, menumpang pesawat dan turun di Bandara Jendral Ahmad Yani, Semarang.
Berdasarkan informasi, mereka menaiki maskapai Batik Air, penerbangan terakhir dari Halim Perdanakusuma. Dijadwalkan mendarat pukul 22.30 WIB, namun pesawat berstatus landing sekitar pukul 21.49 WIB.
Meskipun demikian, kelima orang ini tidak melewati pintu kedatangan, sebagaimana publik biasa turun. Dengan alasan privasi, kelima orang tersebut tak mau diliput oleh awak media.
Baca Juga: Cerita Pilot Pengangkut WNI dari Wuhan yang Harus Ikut Observasi di Natuna
(Fiddy Anggriawan )