BEKASI - Ingin kembali lagi ke Wuhan, begitu keinginan Mushela Carentia (19), yang baru saja dipulangkan setelah menjalani observasi di Pulau Natuna, Kepulauan Riau karena virus korona atau COVID-19.
Mushela yang mendapatkan beasiswa University Of Technology itu, mengaku ingin kembali lagi ke Provinsi Hubei, China. Menurutnya, rencana keberangkatannya itu setelah situasi di Wuhan kembali kondusif pasca merebaknya virus korona atau COVID-19.
"Rencananya balik itu Juli 2020, jadi sekarang aku baru selesain satu semester di sana, harusnya kan dua semester," kata wanita berkerudung itu ketika ditemui di kediamannya, Senin 17 Februari 2020.
Dia mengaku mendapat beasiswa selama dua semester di Wuhan berkat mengikuti seleksi di kampusnya. Dari kampusnya, dia berangkat bersama dua orang rekannya beda angkatan.
Rencananya, dia menempuh pendidikan hingga pertengahan 2020 mendatang. Bila status Wuhan sudah kondusif dia ingin sekali kembali ke Kota tersebut.
"Kalau sudah kondusif adalah pengin (balik lagi), soalnya Wuhan itu kotanya bagus, tertata gitu, study ku juga belum kelar," ujar dia.
Baca Juga: Cerita Husnia saat Jalani Observasi di Natuna
Wuhan, kata dia, bukan sekedar kota modern, di sana kata dia terdapat banyak tempat-tempat bagus yang patut dikunjungi dan memiliki nilai tersendiri buatnya. Terlebih, Wuhan banyak memberikan pengalaman baru.
Di Wuhan University Of Technology, Mushela masuk di kelas international. Di kelas itu, seluruh mahasiswanya berasal dari berbagai negara baik di asia, Eropa hingga Afrika. Alasan itu lah yang membuat dirinya ingin kembali.
"Yang bikin betah itu karena teman-temannya juga, kotanya juga bagus pokoknya ya baguslah," kata dia.
Di Wuhan, katanya, dirinya merasa nyaman. Terlebih, kota tersebut tidak pernah macet. "Kotanya padat, tapi jarang macet, karena di sana orang-orangnya lebih suka jalan kaki atau naik transportasi umum," ujar dia.
(Edi Hidayat)