DEPOK - Merebaknya virus korona atau Covid-19 ke Indonesia membuat sebagian masyarakatnya terkejut. Apalagi, kasus pertama virus mematikan asal Wuhan, China itu menjangkit dua warga Kota Depok, Jawa Barat.
Pasca sepekan ditetapkan dua warga Depok sebagai pasien positif korona, Alun-Alun Kota Depok yang berada di Grand Depok City (GDC) nampak sepi pengunjung di saat libur akhir pekan.
Baca Juga: Terkait Virus Korona, Bagaimana Peluang Anak-Anak Terkena?
Robby (37) selaku koordinator pihak keamanan Alun-Alun Kota Depok, mengaku sangat merasakan penurunan jumlah pengunjung. Bahkan menurutnya penurunan itu diperkirakan mencapai sekira 50 persen.
"Khusus di hari libur Sabtu dan Minggu ini enggak biasa, lebih sepi pastinya ada penurunan penggunjung di alun-alun hingga mencapai 50 persen," ucap Robby di lokasi, Sabtu (7/3/2020).
Namun, menurut dia, penurunan jumlah pengunjung ke Alun-Alun Kota Depok tak berkaitan dengan isu virus korona. Akan tetapi, pengaruh cuaca ekstrim yang terjadi di Kita Depok.
"Ini sepi karena pengaruh cuaca. Tidak ada pengaruh sama virus korona," cetusnya.
Diwartakan sebelumnya, Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad membenarkan dua warganya positif terinfeksi virus korona.
Baca Juga: Ada 2 Penumpang Demam, Alasan Kapal Viking Sun Ditunda Bersandar di Bali
Sebelum di rawat ke RSPI Suliati Saroso, Jakarta Utara dua korban yang merupakan warga kota Depok itu sempat di rawat ke Rumah Sakit Mitra Keluarga pada Jumat, 27 Februari lalu.
"Pada tanggal 27 Februari kemarin kami dapat info dari Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok ada pasien yang keluhkan flu, sesak nafas dan sebagainya," kata Idris saat Konfrensi Pers di Balaikota Depok, Jawa Barat.
(Fiddy Anggriawan )