Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rismon Soroti Kubu UGM dan Jokowi di Sidang CLS Ijazah

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Jum'at, 27 Februari 2026 |02:30 WIB
Rismon Soroti Kubu UGM dan Jokowi di Sidang CLS Ijazah
Rismon Sianipar terlapor kasus dugaan pemalsuan ijazah Jokowi (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Ahli forensik digital, Rismon Sianipar menyoroti sikap kubu Universitas Gadjah Mada (UGM) dan kuasa hukum mantan Presiden RI, Joko Widodo, dalam sidang Citizen Lawsuit (CLS) terkait ijazah Jokowi di Pengadilan Negeri (PN) Solo.

Menurut Rismon, dalam persidangan tersebut terdapat pertanyaan yang dinilai seolah merendahkan kompetensi dan kajian dr. Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa) yang hadir sebagai ahli.

“Dari pertanyaan kemarin di sidang CLS, ada yang katanya wakil dari UGM atau pengacara Jokowi itu seolah merendahkan kompetensi maupun kajian Bu Tifa. Padahal, kalau kita belajar artificial intelligence atau kecerdasan buatan dari awal, pasti mengerti bahwa artificial intelligence (AI) itu sebenarnya memodelkan otak manusia,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (26/2/2026).

Rismon menilai, kajian yang disampaikan Dokter Tifa, termasuk dalam bukunya berjudul Otak Politik Jokowi, berkaitan dengan perkembangan neuroscience dan AI yang terus berkembang.

Menurutnya, AI pada dasarnya memodelkan kinerja otak manusia, sementara otak manusia hingga kini masih menjadi misteri yang terus diteliti.

“Dari pertanyaan di sidang CLS itu terlihat yang bertanya tidak memiliki kedalaman atau fundamental dalam neuroscience yang coba dimodelkan dalam artificial intelligence, yang sekarang sudah kita nikmati seperti ChatGPT dan lainnya,” tuturnya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement