WONOGIRI - Puluhan rumah di Desa Gendakan, Kecamatan Paranggupito, Wonogiri, Jawa Tengah, rusak akibat bencana alam terjangan puting beliung, Sabtu (7/3/2020) dini hari.
Puting beliung disertai hujan deras menerjang wilayah Dusun Puring, Dusun Ngledok, dan Dusun Glagah Ombo, Desa Gendakan. Selain hujan disertai angin, aliran listrik dan sinyal ponsel di wilayah tersebut mati akibat bencana alam tersebut.
Sebanyak 40 rumah di tiga dusun tersebut mengalami kerusakan, terutama di bagian atap. Adapun perincian kerusakan akibat bencana puting beliung Wonogiri yakni tujuh rumah di Dusun Puring, 20 rumah di Dusun Ngledok, dan tiga rumah di Dusun Glagah Ombo.
Camat Paranggupito, Sulistiyani, mengatakan ada satu rumah di Dusun Puring yang tertimpa pohon jati tumbang akibat puting beliung. Rumah tersebut milik Maryadi, 60, warga RT 003/RW 002 Dusun Puring. Saat ini, keluarga yang menghuni rumah tersebut mengungsi ke tempat tetangga.
“Selain rumah ada talut sepanjang 40 meter yang ambrol, tepatnya di Dusun Glagah Ombo,” kata dia seperti dikutip Solopos.com, Sabtu siang.
Beruntung tidak ada korban jiwa akibat terjangan puting beliung dan hujan lebat di Paranggupito, Wonogiri. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp55 juta.
“Saat ini proses pemulihan dilakukan oleh beberapa warga dan aparat setempat,” kata Sulis.
(Khafid Mardiyansyah)