WHO Nyatakan Korona sebagai Pandemi, Istana Lakukan Konsolidasi

Fahreza Rizky, Jurnalis
Kamis 12 Maret 2020 16:31 WIB
Ilustrasi Virus Korona (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan pemerintah terus mengonsolidasikan potensi yang ada untuk menangani pandemi virus korona (Covid-19). Konsolidasi dilakukan dengan elemen masyarakat, dokter, ahli hingga akademisi.

Hal itu dikatakan Moeldoko untuk merespons pernyataan WHO yang menyebutkan virus korona sebagai pandemi, penyakit menular yang menyebar dari satu orang ke orang lainnya di banyak negara pada waktu yang bersamaan.

"KSP juga saat ini sedang mengundang semua potensi di perguruan tinggi, masyarakat, komunitas kesehatan, kumpulan dokter-dokter akan kita undang kita ajak bersama menyelesaikan persoalan ini," ucapnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Moeldoko berujar, jika seluruh potensi yang ada dapat dikonsolidasikan, maka penanganan Covid-19 tak lagi bertumpu pada Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Tapi juga bagaimana teman-teman yang tersebar di perguruan tinggi terutama yang ilmu kesehatan. Besok akan kita undang, agar persoalan ini menjadi massif kita bergerak," imbuhnya.

Baca Juga: Cegah Penyebaran COVID-19, India Tolak Penerbitan Visa sampai April

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan virus korona atau Covid-19 sebagai pandemi, penyakit menular yang menyebar dari satu orang ke orang lainnya di banyak negara pada waktu yang bersamaan.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengukuhkan bahwa wabah virus korona sekarang adalah pandemi setelah sebelumnya ia tidak menggunakan kategori itu selama beberapa minggu.

"WHO mengawasi wabah ini sepanjang hari penuh dan kami sangat khawatir karena tingginya tingkat penyebaran dan tingkat keseriusan, dan khawatir karena minimnya tindakan yang diambil.

"Oleh karena itu, kami menetapkan bahwa Covid-19 dapat dikategorikan sebagai pandemi," kata Ghebreyesus pada Rabu 11 Maret 2020. (edi)

(Amril Amarullah (Okezone))

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya