Tangkal Corona, 5.312 Desa di Jawa Barat Lakukan Penyemprotan Disinfektan

CDB Yudistira, Jurnalis
Kamis 02 April 2020 12:59 WIB
Jalanan Kota Bandung disemprot cairan disinfektan. (Foto: Dok Okezone/CDB Yudistira)
Share :

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memantau pelaksanaan penyemprotan disinfektan ke 5.312 desa yang tersebar di 27 kabupaten/kota dalam rangka menangkal penyebaran corona virus disease atau covid-19.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan, sesuai instruksi Gubernur Ridwan Kamil, Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 harus dibentuk dari level provinsi, kabupaten/kota, hingga desa.

"Di Jabar ada 5.312 desa. Tiap desa punya yang namanya Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19. Mulai hari Minggu kemarin Gugus Tugas di desa telah melakukan penyemprotan disinfektan," ujarnya, Kamis (2/4/2020).

Ia menjelaskan, pemerintah pusat telah mengizinkan pemerintah desa menggunakan dana desa untuk menanggulangi covid-19, termasuk melakukan proses penyemprotan disinfektan.

Tempat yang disemprot, selain rumah-rumah warga, juga tempat publik seperti kantor desa, puskesmas, posyandu, tempat ibadah, serta area publik lainnya.

"Desa sendiri yang menyediakan alat serta cairannya dari dana desa. Macam-macam alatnya, ada yang pakai alat pertanian, alat semprot mobil, bahkan ada warga yang inisiatif menyemprot rumahnya sendiri. Ini patut diacungi jempol," ungkapnya.

Setiap hari, kata Dedi, laporan terus masuk ke DPM desa/kabupaten/kota dan diteruskan ke provinsi. "Saat ini penyemprotan masih berlangsung. Mudah-mudahan pekan pertama di bulan April ini bisa selesai," katanya.

Dedi berpesan, meski rumah dan lingkungannya sudah disemprot disinfektan, bukan berarti warga sudah terbebas dari covid-19. Kewaspadaan harus tetap diutamakan.

"Jangan sampai setelah rumahnya disemprot disinfektan, warga sudah merasa aman. Waspada tetap harus dipelihara," ujarnya.

Dia mengungkapkan, penyemprotan disinfektan di 27 kabupaten/kota mendapat supervisi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Disinfektan yang dipakai menyemprot untuk covid-19 ini jenis permukaan atau bukan langsung disemprot ke tubuh manusia.

Ia menjelaskan, disinfektan permukaan biasanya digunakan untuk menyemprot area yang mungkin menjadi sumber infeksi, seperti ruang publik, ruang perawatan, laboratorium, dan klinik.

"Jenis desinfektan kebanyakan jenis klorin, lysol, cairan pemutih, dan sebagainya. Tetapi sekali lagi bukan untuk langsung dikenakan ke tubuh manusia," tambah Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Berli Hamdani Gelung Sakti.

Selain penyemprotan disinfektan berbasis desa, lanjut dia, Pemprov Jabar juga bekerja sama dengan banyak pihak untuk memastikan tidak adanya virus melalui media tidak menempel di ruang publik yang lain.

Ia mengatakan, Pemprov Jabar juga bersinergi dengan Polda Jabar dan TNI melalui sebuah kampanye bernama 'Dari Jawa Barat untuk Indonesia Melawan Korona' dalam menyemprotkan disinfektan.

Penyemprotan menggunakan armada khusus milik TNI dan Polri. Kemudian serentak dilakukan di 27 kabupaten/kota pada Selasa 31 Maret.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya