JAYAPURA – Satu pasien positif terpapar corona virus disease (covid-19) di Kota Jayapura, Papua, dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu 4 April malam. Pasien berusia 70 tahun yang merupakan dosen dari salah satu universitas di Papua itu telah dikebumikan di Permakaman Buper, Waena, Kota Jayapura, pada Minggu 5 April.
Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura Rustan Saru mengatakan jenazah pasien tersebut dikuburkan di permakaman khusus pasien virus corona yang telah disediakan Pemerintah Kota Jayapura.
"Permakaman Buper jadi pemakaman khusus covid-19. Kami sediakan lahan 10 hektare di sana. Semoga tidak ada penolakan lagi oleh warga dalam pemakaman pasien," ujarnya.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Papua dr Silwanus Sumule menyatakan pasien tersebut telah dimakamkan pukul 11.15 WIT.
Ia mengungkapkan, pasien itu sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Dian Harapan, Kota Jayapura, sejak 1 April. Pasien tersebut dilaporkan menggunakan alat bantu pernapasan.
Sementara Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano belum meningkatkan status Kota Jayapura dari siaga darurat covid-19 menjadi tanggap darurat usai satu pasien meninggal dunia pada Sabtu 4 April.
"Besok masih kami rapatkan. Kemungkinan karantina wilayah saja," Kata Benhur dalam keterangannya.
Hingga Sabtu malam, jumlah pasien positif virus corona di Kota Jayapura mencapai 9 orang. Kemudian pasien dalam pengawasan (PDP) 21 orang. Orang dalam pemantauan (ODP) 1.261 orang. Lalu pasien sembuh 1 orang.
(Hantoro)