JAKARTA - Badan Intelijen Negara (BIN) memberikan tambahan alat bantuan kepada Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, dalam rangka penanganan penyebaran Covid-19 atau virus corona bersama Pemerintah Indonesia.
Bantuan yang berdasarkan arahan Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan itu berupa alat untuk menguji Covid-19 sebanyak 360 spesimen pasien dalam satu harinya. Sebelumnya, alat uji coba itu hanya dapat memeriksa spesimen 180 per-harinya.
Sekretaris Utama (Sesma) BIN, Komjen Bambang Sunarwibowo yang mewakili Budi Gunawan dalam pemberian alat ini menjelaskan, bantuan itu merupakan langkah BIN untuk turut berkolaborasi dan mendukung tenaga peneliti dalam mempercepat proses deteksi Covid-19 pada spesimen klinis OTG, ODP dan PDP.
Dengan begitu, BIN berharap bantuan alat laboratorium Biologi Molekuler ini dapat memaksimalkan kinerja serta memudahkan tenaga peneliti dalam mengidentifikasi suspect Covid-19 dan mempercepat upaya pembuatan vaksin Covid-19.
“Semoga dengan pemberian alat ini, bisa mempercepat para petugas peneliti dalam memproses sampel terduga positif Covid-19," kata Bambang dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (10/4/2020).