Perawat di RSPI Ungkap Kisah di Balik Penanganan Pasien Corona

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Minggu 19 April 2020 14:17 WIB
RSPI Sulianti Saroso tempat pasien virus korona dirawat. (Foto: Dok Okezone/Arif Julianto)
Share :

JAKARTA – Nurdiansyah, salah seorang perawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, menceritakan kisah di balik penanganan pasien yang terpapar corona virus disease (covid-19). Dirinya bersama rekan-rekan perawat lainnya sudah hampir dua bulan merawat pasien yang terinfeksi virus corona.

Sejak hampir dua bulan menjadi garda terdepan dalam penanganan covid-19, Nurdiansyah mengaku banyak rekan-rekannya yang memperoleh stigma dari masyarakat. Stigma negatif yang diterima para perawat mulai dari diusir dari kontrakannya hingga meninggal karena terpapar virus corona.

"Duka yang kita alami adalah teman-teman kita banyak sekali yang mengalami stigma yang negatif, ada teman-teman saya yang diusir dari kontrakan," kata Nurdiansyah saat memberikan keterangan pers di Graha BNPB, Minggu (19/4/2020).

"Terus ada teman-teman saya yang dia anaknya diasingkan dari anak tetangganya. Jadi kalau dia anaknya main dengan anak tetangga, diambil anak tetangga itu oleh orangtua agar tidak dekat," sambungnya.

Ia mengaku sedih karena pasien yang terpapar virus corona terus bertambah setiap harinya. Hal itu membuat para perawat cukup kewalahan dalam menangani pasien. Bahkan, ada beberapa perawat yang sudah mulai terpapar covid-19.

"Sekarang ini kita juga apa ya, sudah mulai banyak teman-teman yang mengalami terinfeksi. Jadi mulai banyak kasus-kasus yang terjadi dengan kita atau teman-teman perawat. Ada yang mulai positif, ada yang dirawat. Artinya di bulan ini, kita sangat sedih sekali, beberapa teman ada yang dirawat," bebernya.

Tidak hanya itu, lanjut dia, hal yang lebih nahasnya lagi beberapa perawat yang terinfeksi virus corona ada yang meninggal. Nurdiansyah berharap pemerintah dan masyarakat bisa bersama-sama mempercepat penanganan virus corona.

"Bahkan berita-berita yang pasien-pasien atau teman-teman yang tertular dari pasien ada yang meninggal. Ada teman-teman yang merawat pasien covid itu meninggal. Ada yang tertular karena mungkin ketidakjujuran," pungkasnya.

(Hantoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya