Gubernur AS Minta Gedung Putih Desak Ribuan Demontran Anti-lockdown untuk Mundur

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 21 April 2020 14:40 WIB
Foto: AFP.
Share :

LANSING – Sejumlah gubernur negara bagian Amerika Serikat (AS) meminta Gedung Putih untuk mendesak warga Amerika agar mematuhi perintah tinggal di rumah di tengah protes anti-penguncian yang dipicu oleh Presiden Donald Trump. 

Gubernur Michigan Gretchen Whitmer mengatakan "fenomena itu bersifat nasional" dan meminta "bantuan di tingkat nasional". Permohonan itu diajukan di saat kasus virus corona (COVID-19) di AS mencapai angka 782.159, dengan 41.816 kematian.

Presiden Trump dituduh menghasut pemberontakan setelah mendukung para demonstran, dan mengatakan kepada para gubernur bahwa mereka yang bertanggung jawab atas unjuk rasa yang terjadi.

Para pengunjuk rasa, yang menyebut pembatasan Covid-19 adalah kejam, sebagian besar konservatif dan pro-Trump.

Demonstrasi telah terjadi di lebih dari selusin negara bagian dari pantai ke pantai, dengan besaran massa bervariasi dari hanya beberapa pengunjuk rasa hingga lebih dari 2.000.

Trump telah menyatakan dukungannya kepada para demonstran dalam beberapa hari terakhir, bahkan ketika gubernur negara bagian mengatakan mereka mengikuti panduan Gedung Putih untuk secara aman membuka kembali wilayahnya secara bertahap.

Whitmer yang negara bagiannya dilanda protes anti-penguncian terbesar pada Senin (20/4/2020) mengatakan kepada Gedung Putih bahwa dia tahu warga "frustrasi" dan menyebut demonstrasi sebagai "tradisi Amerika yang indah".

"Tapi itu sangat berbahaya untuk melakukan itu," katanya sebagaimana dilansir BBC. Gubernur dari Partai Demokrat itu mencatat ketakutan akan kasus Covid-19 yang melonjak di daerah yang kurang terpengaruh di negara bagiannya, yang memiliki tingkat infeksi tertinggi ketiga di AS.

Whitmer mengatakan jika pemerintah federal dapat menegaskan kembali pentingnya tinggal di rumah sampai Michigan dapat menurunkan angka-angka kasus Covid-19, maka dia akan sangat meghargainya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya