YOGYAKARTA – Kasus positif virus corona (Covid-19) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali bertambah 10 sehingga menjadi 169 orang berdasarkan data per Selasa (12/5/2020). Penambahan ini berasal dari klaster Indogrosir dan klaster gereja. Selain itu, ada 63 pasien sembuh dan ada 7 kasus kematian.
“Hari ini ada penambahan 10 menjadi 169 kasus,” kata Juru Bicara Pemda DIY dalam Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, dalam keterangan kepada pers, Selasa (12/5/2020).
Penambahan 10 kasus ini dengan rinciannya adalah 3 pasien dari Kota Yogyakarta, yaitu kasus 162 laki-laki (76), kasus 163 perempuan (48), yang merupakan penularan dari klaster gereja. Satu lagi kasus 166 laki-laki(70) yang pernah dikunjungi anaknya dari luar kota.
Sementara Kabupaten Bantul ada penambahan 6 kasus, dengan rincian kasus 164 perempuan (33) dan kasus 171 perempuan (65) riwayat melakukan kontak dengan pasien positif. Kasus 165 perempuan (43), kasus 167 perempuan (56) dan kasus 170 laki-laki (34) merupakan klaster Indogrosir. Satu kasus lainnya kasus 169 perempuan (52) merupakan klaster gereja, sama dengan satu pasien asal Sleman, kasus 168 laki-laki (49) juga dari klaster gereja.
“Ada penambahan kasus dari klaster gereja dan klaster Indogrosir,” ujarnya.
Meski begitu, Berty mengatakan ada penambahan 2 pasien yang sembuh menjadi 63 kasus. Keduanya adalah kasus 92 laki-laki (39) asal Sleman dan kasus 110 perempuan (39) asal Bantul.
Sementara kasus kematian pasien dalam pengawasan ada penambahan empat kasus. Sebanyak 3 kasus sudah diambil swab dan hasilnya belum keluar, yaitu perempuan (52) asal Gunungkidul dengan riwayat penyakit jantung; perempuan (64) asal Kota Yogyakarta riwayat stroke dan diabetes; dan laki-laki (70) asal Kota Yogyakarta.
Baca Juga : Berita Baik, 5 Pasien Positif Corona di Tulungagung Sembuh
“Satu pasien meninggal satu lagi belum diambil swabnya, laki-laki 79 tahun asal Kota Yogyakarta dengan riwayat jantung,” ujarnya.
Baca Juga : 10 Tenaga Medis Padang Panjang Sembuh dari Covid-19
(Erha Aprili Ramadhoni)