MALANG – Heboh kabar Bupati Malang Sanusi yang memberikan sanksi dengan mendoakan warganya yang melanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB) membuat pihak Bupati Sanusi dan Pemkab Malang angkat bicara.
“Gak benar saya berdoa seperti itu. Gak boleh berdoa jelek kepada orang lain,” jawab Bupati Malang Sanusi melalui pesan singkatnya, saat dikonfirmasi.
Di sisi lain, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Malang M. Nur Fuad Fauzi menjelaskan tidak benar bila sanksi warga terkena Covid-19 saat penerapan PSBB apalagi bila Bupati Malang mendokan warga terkena Covid-19.
“Kami menilai tidak benar karena berdasarkan rekaman yang kami miliki pernyataan Bapak Bupati Malang atas pertanyaan sanksi pelanggar Covid,” ujar Fuad melalui keterangan tertulisnya kepada okezone, pada Jumat sore (15/5/2020).
Menurutnya apa yang dimaksudkan Bupati Malang Sanusi, yaitu meminta masyarakat untuk disiplin supaya tidak terkena Covid-19.
“Mestinya kalau tidak disiplin dia kena Covid nanti, yang ndak disiplin pasti kena. Kalau kena ya ditanggung sendiri. Jangan nyalahkan Bupati kalau kena ya. Wartawan sama harus disiplin juga, karena gak ada beda, siapapun bisa kena,” paparnya kembali.
Hal ini dinilainya, apa yang dituliskan tidak sesuai fakta wawancara dan tertulis pada paragraf tujuh. Dirinya juga menilai pemilihan diksi yang kurang tepat sehingga memunculkan persepsi berbeda dari pembaca – pembaca.
“Kami menilai telah terjadi pemilihan diksi yang kurang tepat untuk judul pemberitaan sehingga memungkinkan timbul persepsi yang berbeda dari pembaca,” bebernya kembali.
Ia meminta media untuk memberikan informasi yang tepat, akurat, dan benar, agar tak merugikan harkat martabat orang lain, termasuk Bupati Malang Sanusi.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya pada Rabu 13 Mei 2020 malam saat Bupati Malang menghadiri rapat koordinasi dengan Pemprov Jawa Timur terkait penerapan PSBB di Malang raya sempat membuat heboh.
Dalam berita ini Bupati sempat mengatakan, “Tidak ada sanksi, sanksinya kena covid, saya doakan kena covid,”. Atas berita tersebut Bupati Malang dan Pemkab Malang melalui Humas dan Protokol memberikan hak jawab atas berita dengan judul ‘Ini Doa Bupati Malang untuk Warga yang Langgar PSBB’.
(Khafid Mardiyansyah)