PSBB Diperlonggar, Bagaimana Tanggapan Masyarakat?

Widi Agustian, Jurnalis
Senin 18 Mei 2020 12:39 WIB
Jalan Sudirma, Jakarta pada hari keenam PSBB, 15 April 2020 (Okezone.com/Arif)
Share :

JAKARTA - Pemerintah mulai mengkaji melonggarkan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Nantinya, transportasi umum akan dibuka kembali, membolehkan kembali bekerja di luar rumah, atau membuka kembali tempat ibadah.

Dalam survei yang dilakukannya, Lembaga survei Median memaparkan jika secara umum ada 49,8% orang setuju adanya relaksasi PSBB. Sementara 39,7% orang menyatakan tidak setuju.

Ada tiga alasan utama bagi mereka yang setuju adanya relaksasi PSBB. Pertama, bisa kembali kerja. Kedua, ekonomi kembali seperti semula. Dan ketiga tetap mengikuti prosedur kesehatan.

Sementara itu, tiga alasan utama mereka yang menolak adanya relaksasi PSBB antara lain karena khawatir korban semakin bertambah, virus corona bisa menyebar lagi dan terakhir menunggu sampai kondisi aman.

 

Hasil survei lainnya, menyebutkan jika masyarakat tidak mampu bertahan lama dalam kondisi PSBB ini.

Mayoritas responden yang sudah mengalami PSBB (35,9%) mengaku hanya mampu bertahan lagi mengikuti PSBB selama kurang dari 1 bulan sampai 1 bulan.

Responden dalam survei ini dipilih secara acak dari survei nasional median sebelumnya, yakni survei pada September 2018-Februari 2020 ditemukan total 20.658 nomor telepon.

Dari total 20.658, diambil sampel 1.000 nomor telepon responden, dengan margin of error sebesar plus minus 3% pada tingkat kepercayaan 95%.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya