Riau 108 kasus
Maluku Utara 97 kasus
Maluku 135 kasus
Papua Barat 110 kasus
Papua 410 kasus
Sulawesi Barat 86 kasus
Nusa Tenggara Timur 79 kasus
Gorontalo 44 kasus
Ada 21 kasus dalam proses verifikasi lapangan.
(Salman Mardira)