JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Utara menyiapkan 20 bilik isolasi mandiri bagi warga yang terinfeksi virus Covid-19. Bilik tersebut didirikan di Gelanggang Olahraga (GOR), Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.
Camat Pademangan, Mumu Mujtahid mengatakan ada 30 bilik yang telah disiapkan bagi warga, namun akan dikurangi 10 bilik lantaran terlalu sempit.
"Jadi disana itu kita siapkan bilik sehat namanya, kita siapkan 30 tapi tidak optimal jadi akan kita sesuaikan dengan kapasitas ruangan yang ada karena nanti antar bilik itu akan kita kasih space antara 1 sampai 1,5 meter, kita kurangi 10 jadi 20 lah disana nanti," kata Mumu kepada Okezone di kantornya, Selasa (2/6/2020).
Mumu menjelaskan, saat ini bilik isolasi mandiri tersebut belum bisa digunakan karena masih menyiapkan mekanisme warga yang hendak masuk ke bilik. Selain itu minimnya fasilitas masih menjadi kendala yang harus diselesaikan.
"Artinya kebutuhan warga yang dibilik apa saja kita sedang buat dan sejumlah properti masih kita siapkan disana, mungkin butuh alat mandi, walapun kebutuhan pribadi kita saranin bawa sendiri seperti seprai, selimut, dan bantal," tuturnya.
Terkait kebutuhan logistik, Mumu bersama dengan jajarannya dan masyarakat setempat akan menyiapkan hal tersebut. Pihaknya juga telah membuat dapur umum yang nantinya digunakan sebagai pemenuhan makanan warga yang diisolasi mandiri.
"(logistik) ada disupport kita selama ini juga sudah jalan jadi saya dan insiatif pegawai urunan kemarin kita sudah jalan sebulan lebih, ada bantuan juga dari temen-temen lain yang tahu, ada yang bantu dana, gas, dan lainnya," tandasnya.
Hanya untuk OTG
Mumu mengungkapkan, tidak semua warganya yang terkonfirmasi positif virus corona bisa dimasukkan kedalam bilik isolasi mandiri, melainkan hanya untuk orang tanpa gejala (OTG) yang positif.
Mereka yang nantinya biaa masuk kata Mumu juga ditentukan oleh pihak puskesmas. Apakah harus dirujuk ke rumah sakit, atau ke bilik.
"Kriterianya itu bukan dari kita dsri puskesmas, orang seperti apa yang masuk, misal orang ODP itu kan ga muat karena banyak, atau seperti apa, yang jelas kita kemaren dapat kisi-kisi mengarah ke OTG positif swab," ungkapnya.
Namun demikian pihaknya tetap akan mengutamakan warga yang positif namun tidak memadai untuk melakukan isolasi mandiri dirumah. Dengan begitu pihaknya bisa memantau langsung warga yang positif.
"Kita saran yang rumahnya enggak memungkinkan untuk isolasi kita pickup (bawa) kesini kasian takut nularin keluarga yang lain, kita juga bisa pantau 24 jam kalau dirumah kan kadang kadang dipantau dokter bilang dimana taunya dimana," terangnya.
177 OTG Corona di Pademangan, 108 sembuh
Kecamatan Pademangan menjadi salah satu wilayah zona merah positif corona. Mumu mengatakan sejauh ini ada 177 warganya yang terkonfirmasi positif 85 persen diantaranya OTG corona.
Saat ini kata Mumu mereka yang OTG corona sebagian besar atau sebanyak 108 orang sudah sembuh. Sebagian lainnya ada yang menjalani perawatan di rumah sakit maupun menjalani isolasi di Wisma Atlet dan juga di rumah masing-masing.
"Dari 177 kasus itu, yang sembuh ada 108 orang yang sekarang, ada yang lg dirawat di rumah sakit dan isolasi mandiri di wisma atlet, dan mereka sudah isolasi mandiri dirumah," jelasnya.
Mumu menargetkan, pihaknya bisa segera menyiapkan bilik isolasi mandiri dalam waktu sepekan ini, nantinya mereka yang menjalani isolasi dirumah bisa dibawa ke bilik isolasi mandiri. "Kalau siap minggu ini insya Allah siap, ini kan tinggal nunggu hal teknis aja," tandasnya.
(Fahmi Firdaus )