SUBANG - Pandemi Covid-19, menyisakan duka bagi semua kalangan masyarakat. Tak hanya membuat ambruk sektor ekonomi dan wisata, penyakit ini juga dampaknya meluas kemana-mana. Termasuk, batalnya penyelenggaraan ibadah haji 2020 akibat penyakit mematikan tersebut.
Kebijakan batalnya ibadah haji ini, membuat sejumlah calon jamaah bersedih. Salah satunya, dirasakan oleh Idah Royani Pratama (36). Bidan Desa Cigugur Kaler, Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang, Jabar ini, seharusnya bisa berangkat haji pada tahun ini.
"Tetapi, tahun ini penyelenggaraan ibadah hajinya batal," ujarnya yang bekerja di Puskesmas Karanganyar ini, kepada Okezone, Rabu (3/6/2020).
Sebenarnya, bidan desa ini tidak kecewa. Apalagi, dirinya juga harus menjadi garda terdepan, untuk membantu pemerintah dalam mengatasi corona ini. Tetapi, impiannya berhaji yang sudah ditunggunya selama delapan tahun terakhir ini, harus buyar.