MALANG - Pasca ditemukannya enam pemuda yang reaktif usai melakukan rapid test saat kedapatan asyik ngopi, Pemkot Malang meminta pemilik menutup sementara Warung Kopi Sawah.
"Kafe ini saya minta tutup tiga hari, kita sepakati dan setiap hari disemprot disinfektan," ungkap Walikota Malang Sutiaji, pada Kamis malam (4/6/2020).
Sementara itu, bagi enam pengunjung warung kopi yang dinyatakan reaktif usai rapid test diminta untuk dilakukan isolasi mandiri dengan pengawasan ketat.
"Akan kita pantau dan akan di swab, tapi sebelum di-swab akan diterapi lagi, lusa akan di-swab, besok akan diterapi minuman rempah, mudah-mudahan hasilnya yang reaktif tadi tidak jadi positif (swab test dengan metode PCR)," terang Sutiaji.
Baca juga: Hari Pertama PSBB Transisi, Masih Ada Pengendara Tak Pakai Masker