"Meninggalnya bukan karena Covid-19, tapi karena ada penyakit penyerta, diabetes. Gula darahnya drop. Sudah dimakamkan tanpa protap Covid-19 karena sudah sembuh," tuturnya.
Hingga Jumat 5 Juni, berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pasuruan terdapat 24 kasus terkonfirmasi positif corona, 12 pasien di antaranya dinyatakan sembuh, dan satu pasien meninggal dunia.
Sementara jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak sepuluh pasien dan 111 orang dalam pemantauan (ODP).
(Salman Mardira)