"Kriterianya orang yang punya kontak erat dengan penderita, OTG, ODP, dan PDP," ucap Fauzan.
Secara teknis, pelaksanaan rapid test massal bersifat proaktif.
Dengan mobil ambulans dan satpol PP, petugas kesehatan yang berpakaian alat pelindung diri (APD) lengkap, menjemput peserta rapid test massal. Sesuai protokol kesehatan, setiap roda empat yang usai dipakai penjemputan dan pengantaran pulang, langsung disterilisasi dengan desinfektan.
"Peserta test mulai batita, balita, sampai lansia," kata Fauzan.