ACT dan Pemprov DKI Resmikan RPH Dharma Jaya Cakung Sebagi Sentra Qurban Terbaik

Yaomi Suhayatmi, Jurnalis
Kamis 16 Juli 2020 16:13 WIB
Foto : Dok Okezone
Share :

Pada Idul Adha tahun ini, rencananya ACT memproyeksikan 100 ribu sapi. Dari jumlah tersebut renananya hewan kurban 50 persen untuk warga di Pulau Jawa, 25 persen untuk masyarakat di luar Pulau Jawa dan 25 persen lainnya untuk warga dunia yakni di 43 negara.

“Bagi masyarakat, tetap di rumah, nanti bantuan akan sampai di rumah. Insya Allah dengan izin Allah, pada tahun ini yang dianter bukan cuma beras atau air minum tapi ada tambahan 1 kilo daging kurban yang akan langsung sampai ke rumah masing-masing bagi yang membutuhkan,” ungkap Ibnu Hajar.

Masyarakat Indonesia dapat membeli hewan kurban berkualitas melalui laman globalqurban.com atau melalui Agen Qurban. Dalam setiap hewan yanga kurban yang dibeli, pekurban tidak hanya membagikan maslahat hewan kurban kepada warga prasejahtera di berbagai penjuru Indonesia dan dunia tetapi juga memberdayakan peternak, pelapak, dan masyarakat lainnya yang turut terdampak sosial ekonomi dari pandemi Covid-19.

‘’Saat Covid-10 kita telah melewati Ramadan tanpa Masjid, dan Bulan Dzulhijah tahun ini kita akan melewati tanpa ibadah haji. Maka pertanyaannya adalah lalu puncaknya ada dimana? maka Dzulhijah yang penuh keberkahan ini kita rayakan sebesar-besarnya melalui spirit Idul qurban dengan berkurban. Sebuah spirit pengorbanan kita untuk membantu saudara kita yang hari ini masih dalam kondisi susah,” ungkap Ibnu Hajar.

Wakil Gubernur Jakarta Ahmad Riza Patria didampingi Presiden ACT Ibnu Hajar, Direktur Utama PD Dharma Jaya Raditya Endra Budiman, Wakil Walikota Jakarta Timur Uus Kuswanto dan Direktur Utama Bank Syariah Bukopin Derry Januar memberikan keterangan pers usai Peresmian RPH Dharma Jaya sebagai Sentra Qurban Terbaik, di Jakarta, Kamis (16/07).

Tidak hanya di Jakarta, ACT juga melakukan program Labbaik Berqurban Terbaik ini di 100 desa melalui cabang-canbag ACT di kota lainnya di Indonesia. “Hewan kurban dicari, dipotong dan dibagikan di masyarakat setempat yang terkena efek pandemi Covid-19 mendapat manfaat. Saudara-saudara kita bukan hanya berkurban, tetapi juga bisa merasakan manfaat ekonomi karena uangnya berputar di 100 kampung tersebut,” jelas Ibnu Hajar.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya