"Kolaborasi ada 47 lab di Jakarta yang menghasilkan testing maksimal 9.769 spesimen per hari. Jadi kita sudah hampir 10 ribu spesimen per hari. Masyarakat berada di rumah, kami pemerintah meningkatkan kemampuan tes," ucap dia.
"Alhamdulillah Jakarta sekarang telah melewati standar jumlah, bahkan sudah melewati hampir empat kali lipat standar WHO," sambung Anies.
Per Jumat 24 Juli 2020, Anies memaparkan di Jakarta terdapat 297 kasus positif corona baru. Dengan demikian total kasus akumulatif mencapai 18.365. Dari seluruh kasus positif terdapat 11.552 atau 63 persen pasien yang sudah dinyatakan sembuh.
Baca Juga: Anies Minta Pemprov DKI Gunakan Toa untuk Kampanye Pencegahan Covid-19
"Sedangkan 6.058 adalah kasus aktif artinya masih dirawat atau masih isolasi diri. Kemudian jumlah meninggal sebanyak755 orang," tutup Anies.
(Abu Sahma Pane)