Satgas Sebut Banyak Warga Bekasi yang Kerja di Jakarta Tertular Corona

Wisnu Yusep, Jurnalis
Senin 03 Agustus 2020 23:23 WIB
Ilustrasi. (Foto : Okezone.com)
Share :

BEKASI — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mencatat 42 kasus baru virus corona atau Covid-19 dalam kurun waktu empat hari. Meski begitu, penambahan tersebut bukan berasal dari klaster baru. Kebanyakan warga yang tertular corona adalah mereka yang bekerja di Jakarta. 

"Bukan klaster (baru). Kebanyakan warga Bekasi yang kerja di Jakarta," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Alamsyah ketika dihubungi, Senin (3/8/2020).

Alamsyah mengaku, pihaknya akan melakukan tes swab terhadap masyarakat yang terpapar karena penyebaran kasus secara acak tersebut.

"Target melakukan tes swab sebanyak 2600 dalam satu pekan," kata Alamsyah.

Sasarannya, kata dia, kasus suspeck, orang yang kontak erat dengan kasus Covid-19, tenaga kesehatan, dan perusahaan. Dia memastikan stok alat PCR untuk memeriksa spesimen cukup.

Sejauh ini, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dengan temuan kasus secara acak tersebut.

"Kita koordinasi dulu, untuk melakukan langkah-langkah yang diambil," ucapnya.

Dilansir dari laman pikokabsi.bekasikab jumlah kasus di Kabupaten Bekasi sebanyak 441. Meningkat 42 kasus dibandingkan data 30 Juli lalu sebanyak 399. Sementara itu, kasus aktif sekarang sebanyak 50.

Baca Juga : Ada Penumpang Reaktif Corona, Penerbangan di Kalbar Bakal Ditutup Sementara

Pemerintah daerah telah memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional sampai 16 Agustus. Perpanjangan kali ini, kata dia, pemerintah fokus peningkatan disiplin protokol kesehatan, termasuk pemberian sanksi bagi orang yang tidak memakai masker di tempat publik.

Baca Juga : Puskesmas di Sleman Tutup Imbas 10 Nakes Positif Covid-19

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya