BOJONEGORO - Jumlah klaim pembiayaan pasien Covid-19, di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban Jawa Timur, selama masa pandemi mencapai Rp7,8 miliar.
Jumlah klaim tersebut berasal dari tiga rumah sakit di Bojonegoro dan tiga rumah sakit di Tuban, sementara rata-rata satu orang pasien menelan anggaran Rp70-80 juta, mulai masuk perawatan hingga dinyatakan sembuh atau meninggal dunia.
Data di kantor BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro, yang juga mencakup wilayah Kabupaten Tuban, dari total klaim tersebut Rp4,8 miliar sudah diverifikasi atau dibayarkan, sedangkan Rp3,8 miliar masih dalam proses.
BPJS Kesehatan ditunjuk pemerintah sebagai tim independen untuk melakukan audit pembiayaan pasien covid-19 oleh pemerintah, sedangkan yang melakukan pembayaran langsung dari Kementerian Keuangan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro, Janoe Teguh Prasetiyo mengatakan, untuk satu orang pasien Covid19, rata-rata menelan anggaran Rp70-80 juta, bahkan ada yang lebih dari Rp100 juta.
"BPJS kesehatan memiliki waktu tujuh hari kerja, setelah klaim diajukan rumah sakit, sebelum hasil audit disetor ke Kementerian Keuangan," jelas Janoe.
(Khafid Mardiyansyah)