KUPANG - Dimasa pendemi Covid-19, berbagai cara dilakukan para guru untuk menyampaikan pembelajaran kepada siswa didiknya. Selain sistem online atau daring, juga dilakukan dengan cara pembelajaran mengunjungi siswa dari rumah ke rumah. Hal ini dilakukan akibat banyak siswa yang tidak memiliki HP Android untuk belajar online.
Paskalis Rangga adalah seorang tenaga pengajar pada sekolah dasar Inpres Belo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur yang rela meluangakn waktu dan tenaganya untuk berkeliling kampung datang dari rumah ke rumah setiap paginya untuk mengajarkan ilmu ke siswa didiknya.
Hal ini dilakukan karena dampak pandemi corona hingga siswa belum diizinkan untuk melakukan pembelajaran di sekolah. Metodenya sederhana, tetapi melekat langsung ke anak-anak, dimana setiap anak didiknya dibentuk kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 3-5 orang anak yang rumahnya berdekatan.
Setelah itu, dilakukan secara bergantian guru Paskalis Rangga mendatangi rumah ke rumah untuk menampaikan pembelajaran, namun tetap dengan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan corona.