Argo mengatakan, para perempuan itu dipatok dengan tarif mulai dari Rp1,1 juta hingga Rp1,3 juta per voucher. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi juga menangkap 14 orang lain mulai dari manajer hingga muncikari.
"Mengamankan 13 orang yaitu 4 orang sebagai papi muncikari, 3 orang mami muncikari, 3 kasir, 1 supervisor, 1 manajer operasional, (dan) 1 general manajer," kata Argo.
(Awaludin)