Namun pihaknya mengklaim bila pada sekolah - sekolah telah dilakukan rapid test pada guru - guru yang sekolahnya kembali akan melakukan pembelajaran tatap muka.
"Tentu gurunya ya mesti (dilakukan pengetesan), harus di-rapid dan bahkan di-swab. Harus benar - benar dipantau protokol Covid-19 pakai physical distancing," tutupnya.
Sebagai informasi di Kota Malang terdapat tiga sekolah yang diujicobakan pembelajaran tatap muka di tengah pandemi Covid-19. Tiga sekolah itu yakni SMAN 2 Kota Malang, SMK El Hayat, dan SLB River Kids Malang. Pembelajaran tatap muka tahap satu ujicoba ini dilakukan sejak Senin ini 24 Agustus 2020.
Sementara itu jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Malang hingga Senin pagi 24 Agustus 2020 mencapai 1.061 pasien positif, 84 pasien meninggal dunia, 643 orang sembuh, dan 334 masih menjalani perawatan.
(Khafid Mardiyansyah)