BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tak mempermasalahkan banyak pengunjung, yang menikmati kuliner maupun berlibur ke Kota Patriot.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menyikapi penyegelan terhadap cafe di Kota Bekasi yang melanggar protokol kesehatan, seperti berkerumun tanpa menerapkan protokol kesehatan.
"Kalau dia datang dari Jakarta atau pun luar Jakarta, selama protokolnya dijaga, berarti tidak bergerumul terus juga masker, jaga jarak dilakukan, cuci tangan dilakukan, mereka bawa duit disini, berarti bagus. Hanya tadi tidak dilakukan protokol sama mereka," kata Rahmat Effendi kepada wartawan, Senin (29/9/2020).
Baca juga: 2 Pekan PSBB Total, Kasus Covid-19 di Jakarta Mulai Turun
Meski begitu, diakui Rahmat Effendi, pihaknya tidak mengetahui perihal warga mana saja, yang hadir dalam cafe yang berada di wilayah Galaxi itu.
"Ya pengunjung darimana, kita kan integral sepanjang syaratnya ditemui, berkerumun enggak pakai masker, selama dia bawa duit dibelanjakan disini, jajan disini, yang penting protokol kesehatan," jelas pria yang disapa Pepen ini.
Baca juga: Kena PHK Imbas Covid-19, Pasutri Ini Nekat Curi Helm di Mal
Ke depan, kata Pepen, pihaknya meminta agar setiap tempat usaha seperti cafe, rumah makan harus menerapkan protokol kesehatan.
"Lah ini kita lagi panggil (pengusaha cafe), kita (mereka) sudah menerapkan. Pak kapolres sudah ngomong apa yang harus dilakukan terhadap sinergitas ini," ucap dia.
Sejauh ini, diakui dia, pihaknya baru melakukan tindakan tegas berupa penyegelan terhadap cafe di Galaxi.
"Yang di Galaxi saja. Jadi kami minta mereka yang melakukan pelanggaran, maka kami perintah langsung melakukan penyegelan," pungkasnya.
(Awaludin)