Rapat yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan juga meminta mempercepat tracing PCR atau polymerase chain reaction di setiap daerah. Dari total jumlah penduduk 6 juta jiwa, Pemkab Bogor harus menyerahkan data sebanyak 1,2 juta jiwa sebagai calon penerima vaksin tahap pertama.
Baca Juga: Menko Airlangga: Indonesia Butuh 320 Juta Dosis Vaksin Covid-19
Ade Yasin menjelaskan, vaksin tersebut diutamakan untuk orang-orang yang sering kontak dengan orang lain. Seperti tenaga kesehatan, Aparatur Sipil Negara (ASN), pelayan publik,TNI-Polri, jurnalis hingga ke RT/RW akan dicatat sebagai penerima vaksin.
Meski sudah diintruksikan untuk pendataan, tetapi Pemkab Bogor belum mendapatkan jadwal pelaksanaan vaksin hingga tempat kegiatannya. "Sementara kita baru diminta untuk mendata," katanya.
(Arief Setyadi )