5 Fakta Bayi Dimakan Biawak di Kuningan, Kondisi Jasad Tak Utuh

Fathnur Rohman, Jurnalis
Kamis 29 Oktober 2020 04:01 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

KUNINGAN - Sesosok jasad bayi ditemukan mengambang di aliran Sungai Ciporang, Desa Pajawanlor, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, pada Senin 26 Oktober 2020 lalu.

Saat ditemukan, jasad bayi ini kondisinya sangat mengenaskan. Tubuhnya membusuk dan kulitnya mulai mengelupas.

Sampai sekarang polisi masih mencari tahu identitas kedua orangtua bayi tersebut. Selain itu, penemuan jasad bayi ini juga membuat geger warga sekitar.

Berikut ini, Okezone mencoba merangkum beberapa fakta di balik penemuan jasad bayi tersebut.

1. Ditemukan di Aliran Sungai Ciporang

Jasad bayi yang diketahui berkelamin perempuan ini, ditemukan pertama kali oleh seorang warga bernama Wawan. Menurut Kapolsek Ciawigebang, Kompol Yayat Hidayat, jasad bayi itu ditemukan pada 26 Oktober 2020 sekira pukul 08.45 WIB.

Yayat menyampaikan, saat itu Wawan tidak sengaja melihat bangkai yang terapung dan terbawa arus air di Sungai Ciporang. Karena penasaran, kata Yayat, Wawan memanggil warga lain bernama Adi Firmansyah untuk melihat bangkai tersebut.

Selanjutnya, Adi di bantu warga lainnya mencoba melihat dari dekat bangkai itu. Setelah dilihat, ternyata bangkai tersebut merupakan mayat bayi yang mulai membusuk.

"Wawan memanggil Adi Firmansyah Untuk melihat bangkai tersebut. Adi Firmansyah di bantu oleh warga lainnya melihat dari kedekatan dan ternyata bangkai tersebut merupakan mayat bayi yang sudah mulai membusuk," ujar Yayat dalam keterangan resminya, belum lama ini.

2. Kaki Kiri Bayi Putus Dimakan Biawak

Dijelaskan Yayat, setelah dilihat dari dekat, warga Desa Pajawanlor langsung mengevakuasi jasad bayi tersebut kedaratan. Kondisi jasad bayi ini sangat mengenaskan. Tubuhnya mulai membusuk serta kaki bagian kiri putus.

Yayat menyebut, dari penuturan warga, penyebab putusnya kaki kiri bayi itu adalah karena dimakan biawak.

"Kemudian mayat bayi tersebut diamankan ke RSUD 45 guna penyelidikan dan penyidikan," ujarnya.

Sementara itu, warga yang menemukan jasad bayi tersebut yakni Wawan mengaku, ketika masih mengapung di aliran Sungai Ciporang, ia melihat ada beberapa ekor biawak yang mengerubungi jasad bayi itu.

"Melihat banyak biawak yang mengkerubuti karung, saya langsung mengajak warga lain melihatnya. Saat dibuka, ada mayat bayi dalam karung dengan kondisi tidak utuh," ungkap Wawan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya