Habib Hanif Sampaikan Keterangan Penting Terkait Penembakan 6 Laskar FPI

Tim Okezone, Jurnalis
Senin 21 Desember 2020 15:03 WIB
Foto: iNews
Share :

JAKARTA - Habib Hanif Alatas yang merupakan menantu dari Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab juga mendatangi Komnas HAM. Kedatangannya untuk memberikan informasi kepada terkait tewasnya enam laskar FPI yang tewas ditembak oleh pihak Kepolisian di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Adapun keenam orang yang tewas itu adalah, Faiz, Ambon, Andi, Reza, Lutfi dan Khadafi. Mereka semua diketahui merupakan anggota Laskar FPI DKI Jakarta yang sedang mengawal Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Tim Hukum Front FPI Aziz Yanuar menjelaskan ihwal kedatangan Hanif ke Komnas HAM guna memberikan keterangan terkait detik-detik bentrokan laskar dengan aparat kepolisian.

(Baca juga: Komnas HAM Konfirmasi Temuan Mobil Laskar FPI yang Tewas ke Kabareskrim)

Apalagi, kata Aziz, Hanif termasuk orang yang berada di dalam rombongan Habib Rizieq Shihab ke Karawang untuk menghadiri pengajian keluarga.

"Ada beberapa keterangan terkait peristiwa tadi disampaikan (Habib Hanif)," ujar Aziz di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/12/2020).

Kata Aziz, kedatangan Hanif ke Komnas HAM bersamaaan dengan pihak enam keluarga Laskar FPI. Kekinian, Komnas HAM masih akan menampung lebih dulu, sebelum akhirnya menindaklanjuti kasus tersebut.

"Mereka masih menampung semua karena objektif kan, ditampung kemudian jadi bahan pengusutan," tutur dia.

Sementara itu, Komisioner Komnas HAM RI sekaligus Ketua Tim Penyelidikan M Choirul Anam berterima kasih kepada pihak Keluarga yang dianggapnya kooperatif dan terbuka dalam memberikan informasi terkait penembakan enam laskar FPI ini.

“Komnas ham terima kasih kpd keluarha yg kooperatif dan terbuka mau memberikan berbagai informasi termasuk berkomitmen beberapa pemdalaman,” ucapnya.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya