WHO: Tak Ada Bukti Varian Virus Corona Baru Lebih Mematikan

Agregasi VOA, Jurnalis
Selasa 22 Desember 2020 13:08 WIB
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Foto: Reuters)
Share :

JENEWA - Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) mengatakan sedang mempelajari varian virus corona yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan. WHO menambahkan tidak ada bukti bahwa virus itu lebih mematikan atau lebih parah dari varian umum, dan hal terbaik yang bisa dilakukan masyarakat adalah berusaha meredam penularan.

Dalam pengarahan rutin di markas WHO di Jenewa, para pejabat mengatakan mereka terus menerima data mengenai varian itu dan ada laporan dari Inggris bahwa varian baru itu bisa lebih mudah menular.

BACA JUGA: Varian Baru Covid-19 Ditemukan, Sejumlah Negara Larang Penerbangan dari Inggris

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan kepada para wartawan bahwa mereka bekerja sama dengan para ilmuwan untuk memahami bagaimana perubahan genetika ini berdampak pada cara virus itu berperilaku. Dia menekankan bahwa ini bukan hal baru, mengatakan, "Virus-virus bermutasi setiap saat; itu alami dan sudah diperkirakan sebelumnya."

Tedros mengatakan mencegah penyebaran virus itu secepatnya merupakan langkah yang sangat membantu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya