BEKASI – Meningkatnya jumlah pasien Covid-19 di Kota Bekasi yang berimbas pada semakin minimnya tempat tidur untuk pasien, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bergerak cepat.
Pemkot tengah menyiapkan tempat fasilitas isolasi tambahan bagi pasien Covid-19, guna mengantisipasi terjadinya lonjakan pasien di Kota Bekasi.
"Apabila diperlukan untuk menambah tempat isolasi pasien Covid-19, kami akan menyiapkan untuk hal itu," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi kepada wartawan, Selasa (23/12/2020).
Pihaknya telah melakukan rapat internal dengan Tim Gugus Tugas Covid-19, untuk sedianya akan menambah tempat isolasi bagi pasien Covid-19 nantinya.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Ketersediaan Alat PCR-kit di Kota Bekasi Menipis
Pemkot Bekasi, kata dia, pihaknya akan menyediakan kurang lebih sebanyak 20 sampai 30 tempat tidur yang ada guna melakukan penanganan terhadap pasien Covid-19.
Baca Juga: Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Kota Bekasi Tinggal 304 Unit
"Untuk penambahan ruang isolasi, kemungkinan kami akan menyediakan kurang lebih sekitar 20 sampai 30 tempat tidur tambahan, karena hal itu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19," ujar pria yang disapa Pepen itu.
Diketahui, Dinas Kesehatan Kota Bekasi mengonfirmasikan bahwa memasuki minggu ketiga bulan Desember 2020, tingkat okupansi tempat tidur pasien Covid-19 sudah mencapai 80,94 persen.
Dengan jumlah ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 yang di seluruh Rumah Sakit di Kota Bekasi tersebut, ada sebanyak 1.589 tempat tidur, sedangkan sebanyak 1.285 tempat tidur sudah terpakai, dan sebanyak 304 tempat tidur lainnya kosong.
(Sazili Mustofa)