Panglima Banser ini juga menceritakan peristiwa menghebohkan ketika dua hari setelah dirinya dilantik menjadi Menag, ada kejadian yang mengagetkan.
"Tiba-tiba ada berita yang bahwa Menteri Agama akan mengafirmasi umat Syiah dan Ahmadiyah. Terlepas konteknya bahwa ini benar atau salah, saya tidak pernah mengatakan itu. Tapi ada pers, ada menia yang menulis seperti itu dan mengatasnamakan saya. Itu kaget saya," ungkapnya.
Dikatakan Gus Yaqut, dari peristiwa itu, ternyata ancaman pemecah belah yang ada saat ini bukan hanya agama yang disalahgunakan, tapi juga media yang disalahgunakan. "Ini media kredibel," katanya.
"Jadi memang semua yang serba salah guna, itu pasti tidak baik. Saya kaget, tapi saya katakan saya sebagai Menteri Agama, sebagai wakil pemerintah, saya akan mendudukkan persoalan ini pada tempat yang semestinya," tuturnya.
(Awaludin)