Lanjut ke titik selanjutnya, sambung Henri, mulai terpantau banyak sampah tercecer di lautan. Menurutnya, sampah-sampah tersebut dicurigai sebagai material pesawat.
"Semakin mendekat dari titik pencarian pertama, ke titik kedua mulai kita melihat banyak serpihan, kita tidak yakin apakah itu serpihan atau sampah laut, yang jelas itu sampah. Sampah ini terdiri dari berbagai macam, tapi kecurigaan kita itu adalah hal-hal yang sudah mengapung dari bagian pesawat," katanya.
Di titik pencarian ketiga, bahkan ditemukan adanya perubahan warna air yang cenderung berwarna gelap. Pihak TNI AU pun memperkirakan itu adalah tumpahan bahan bakar pesawat.
"Kita bisa melihat adanya anomali perubahan warna permukaan air laut. Saya berasumsi, bahwa itu adalah tumpahan minyak, sangat jelas sekali. Itu luas sekali jangkauannya karena kurang lebih sudah 18 jam, tumapahan minyak atau bahan bakar pesawat itu," ucapnya.