Beredar Kabar Ada Chip di Dalam Vaksin Covid-19, Satgas: Hoaks!

Dita Angga R, Jurnalis
Selasa 19 Januari 2021 18:33 WIB
Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito (Foto: BNPB)
Share :

JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi di sosial media. Dia mengatakan, ada beberapa isu terkait vaksin yang perlu diluruskan.

Salah satunya adalah isu terkait dengan penanaman chip yang bisa melacak masyarakat yang telah menerima vaksin. “Pada kesempatan ini saya tegaskan bahwa berita itu adalah berita bohong atau hoaks. Tidak ada chip di dalam vaksin,” katanya saat konferensi pers, Selasa (19/1/2021).

Baca Juga:  Rekor! 308 Orang Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Hari Ini

Dia juga menjelaskan terkait kode yang tertera pada barcode yang menempel di botol cairan vaksin tidak akan mempengaruhi orang yang divaksinasi. Dia mengatakan, kegunaan barcode tersebut murni untuk pelacakan distribusi produk vaksin.

“(Itu) tidak akan menempel pada orang yang divaksin. Kegunaan barcode tersebut adalah semata-mata untuk pelacakan distribusi produk vaksin. Dan sama sekali tidak dapat difungsikan untuk melacak keberadaan masyarakat yang telah divaksin,” tegasnya.

Wiku menjelaskan, selama program vaksinasi dijalankan, pemerintah menjamin kerahasiaan data masyarakat. Adapun informasi terkait masyarakat hanya untuk kepentingan vaksinasi

“Hal ini diatur dalam Pasal 58 Ayat (1) PP 40/2019 bahwa kementerian atau lembaga dan badan hukum Indonesia yang memperoleh data pribadi penduduk atau data kependudukan dilarang menggunakan data pribadi penduduk dan atau data kependudukan melampaui batas kewenangannya,” paparnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya