Epidemiolog Sebut PPKM Tak Efektif Atasi Covid-19, Harusnya Lockdown!

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Kamis 28 Januari 2021 06:20 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

Dicky mengatakan, ancaman jenis baru virus corona juga patut diwaspadai karena 30% lebih menular dan mematikan. "Ini akan masuk, ini perkara waktu saja. Artinya kita mau evaluasi dan tindakan tegas tanpa ragu-ragu segera, untuk merubah strateginya," kata Dicky.

Menurut Dicky, idealnya angka testing Covid-19 per hari yang dilakukan pemerintah sebanyak 200 ribu tes. Dia menerangkan, 10 ribu kasus harian itu harus diantisipasi dengan adanya potensi 30 kasus kontak erat pada hari dinyatakan terpapar Covid-19 dan sehari sebelumnya.

"Setidaknya 200 ribu dilakukan, jadi 200-300 ribu tes harian sangat wajar. Ini harus kita lakukan dengan menerapkan 5M dan 3T dan pakai PSBB dengan tegas misalnya 3 bulan," lanjut dia.

"Setelah itu kita fokus untuk persoalan dampak ekonomi sosialnya. Kalau ini setengah-setengah, nggak akan pernah selesai. Nggak ada itu dalam literatur ilimiah dan sejarah pandemi yang bisa menjadi rujukan. Tidak ada yang pernah sukses storinya," pungkasnya. 

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya