BOGOR - Sebanyak 2.222 vaksin Covid-19 untuk Kota Bogor belum terpakai. Sisa vaksin tersebut akan diberikan bagi tenaga kesehatan yang sudah senior atau lansia.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan, tercatat ada 10.772 tenaga kesehatan di Kota Bogor dengan alokasi 9.150 vaksin. Dari jumlah tersebut, sudah 9.443 nakes yang mendaftar, tetapi yang lolos hanya 7.107 orang.
"Jadi ada 2.222 tenaga kesehatan yang tidak lolos," kata Retno, kepada wartawan, Kamis (11/2/2021).
Tenaga kesehatan yang tidak lolos dikarenakan tidak memenuhi screening kesehatan. Di antaranya mempunya komorbid, penyintas (pernah positif Covid-19) serta ibu hamil dan menyusui. Sisa 2.222 vaksin itu akan diberikan kepada naskes lansia atau senior.
"Dua hari lalu kami dapat surat dari Kemenkes bahwa vaksin Sinovac mendapat EUA bisa diberikan kepada lansia. Sehingga sisa alokasi vaksin itu dioptimalkan menyisir nakes yang belum divaksin," jelasnya.
Baca juga: Ombudsman Bakal Panggil Dinkes DKI Terkait Vaksin Helena Lim
Untuk vaksinasi lansia ini, tambah Retno, memiliki interval yang berbeda dengan tenaga kesehatan biasa yakni 28 hari dengan proses vaksinasi tahap kedua.