JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan dari data Kementerian Kesehatan sepanjang periode 28 Desember 2020 hingga 16 Februari 2021, sebanyak 1.060 pelaku perjalanan internasional yang masuk RI positif Covid-19.
“Data yang menunjukkan dari tempatnya dokter Banget (Kasubdit Karantina Kesehatan, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan) ini, data positif tanggal 28 Desember 2020 sampai dengan 16 Februari 2021, ini ternyata dari yang total positif 1.060 orang ini yang positif swab ke satunya,” ungkap Wiku dalam dialog virtual dari Media Center Graha BNPB, Jakarta, Kamis (18/2/2021).
Baca juga: Waduh! 1.163 WNA-WNI Masuk Indonesia Bawa PCR Negatif, Dites Ulang Ternyata Positif Covid-19
Kemudian, Wiku mengatakan, dari 1.060 orang yang positif ini kemudian di swab PCR lagi dan hasilnya sebanyak 738 orang postif.
“Pada saat tiba di Indonesia kemudian diswab itu yang positif adalah 738 dari yang total positif. Artinya apa? Kalau sudah membawa surat yang swabnya negatif, PCR nya negatif, ternyata di sini di tes positif,” katanya.
Baca juga: 1.163 WNA-WNI Masuk Indonesia Positif Covid-19, Begini Penjelasan Satgas
Angka ini, kata Wiku bisa lolos sebagai pembawa virus Covid-19 jika tidak dilakukan skrining ketat kepada pelaku perjalanan.
“Angka-angka ini yang lolos, kalau kita tidak melakukan pengetesan, akan lolos. Karena kita melakukan pengetesan mereka terjaring. Sehingga dan kalau bergejala mereka harus dirawat di rumah sakit,” katanya.