“Bisa juga karena hasil pemeriksaan pasien positif palsu. Terakhir, metode pengambilan spesimen yang salah,” tuturnya.
Lebih lanjut dia mengingatkan, hal ini mengharuskan para penyintas tak boleh lengah. Dia meminta penyintas Covid-19 tetap melaksanakan protokol kesehatan.
Baca juga : Kerumunan di PIK saat Imlek, Ariza: Kalau Melanggar, Ada Sanksi yang Akan Diberikan
“Fakta ini menjadi sebuah penanda untuk tidak menjadikan alasan bagi penyintas covid-19 untuk melupakan kedisiplinan protokol kesehatan karena peluang reinfeksi covid-19 itu ada. Hal tersebut sangat bergantung pada upaya kita,” tuturnya.
Baca Juga : Pasca-Libur Imlek, Satgas: Peningkatan Kasus Covid-19 Baru Terlihat 2 Minggu Mendatang
(Erha Aprili Ramadhoni)