Baca Juga: Wagub DKI: Penyaluran BST Tahap 2 di Pandemi Covid-19 Berjalan Baik
Bahkan usaha yang dilakukan Dony ini membuahkan hasil dalam penanganan covid-19. Sumedang tidak saja dinilai berhasil menekan angka covid tapi juga diganjar bonus anggaran dari pemerintah pusat berupa dana insentif daerah (DID).
“Dapat apresiasi KPK sebagai aplikasi yang baik. Dapat penghargaan provinsi. Dan dapat hadiah oleh pemerintah pusat sebagai penanganan covid yang dianggap baik dengan diberikan DID Rp.21 miliar. Dengan cara apa? Konsolidasi birokrasi, mobilisasi dan orkestrasi modal sosial. Covid kami rendah dan sekarang zona kuning,” tuturnya.
Sebenarnya inovatif disruptif tidak hanya dilakukan Dony dalam penangana covid saja. Dia menyebut inovasi yang dilakukannya telah menampakkan hasil. Salah satunya dengan turunnya angka kemiskinan dan stunting.
“Berkat inovasi-inovasi ini berhasil tidak? Di data berhasil. Kemiskinan turun dari 9,76% jadi 9,05%. Stunting turun dari 32% jadi 24%. Merit system dari 200 ke 300. Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik dari , 2,4 jadi 3,8 terbaik di nasional. Stunting terbaik di Jawa Barat. Ini dengan memanfaatkan IT dan turun tangan langsung,” pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)