“Kalau mutasi berubah kita harus cari vaksin yang baru, karena mutasinya berbeda, tapi setahun ini kita belum perlu ganti vaksin Covid-19, dia masih bisa,” katanya.
Baca Juga : Tes PCR Dinilai Masih Bisa Deteksi Mutasi Corona B117
Selain itu, Kusnandi mengatakan vaksin Sinovac yang saat ini ada masih menggunakan emergency use authorization (EUA). Dan penggunaannya juga telah disetujui oleh BPOM.
“BPOM keluarkan EUA, vaksin yang kita lakukan ternyata itu menurut WHO sudah bagus, karena kalau efektivitasnya di atas 50% bisa digunakan. Kita 65,3%, artinya kalau kita disuntik vaksin, maka 65% orang terlindungi, yang 35% tidak terlindungi,” tuturnya.
(Angkasa Yudhistira)