"Gunakanlah narasi dakwah yang rahmatan lil ‘alamin dengan manhaj yang wasathy. Metode dakwah yang digunakan harus menyesuaikan situasi masyarakat Indonesia yang beragam dan majemuk," ujarnya.
Baca juga: Ma'ruf Amin: Kerukunan Antarumat Beragama Kunci Keharmonisan Bangsa
Keempat, para da’i juga diharapkan dapat menjadi kekuatan komunitas yang mampu mendeteksi dini dan mengeliminasi pola pikir intoleran, egosentris kelompok, dan gerakan yang mengarah pada kekerasan. Selain itu, para da’i juga harus mampu mengantisipasi kemajuan teknologi yang mempengaruhi pola pikir dan sikap masyarakat dan menjadi tantangan besar bagi aktivitas dakwah.
"Keberadaan organisasi IKADI saya harapkan dapat menjadi wadah yang solid untuk menyamakan persepsi dan pemikiran di kalangan para da’i tentang substansi dan dakwah yang sejalan dengan teladan Rasulullah SAW sebagaimana yang telah saya uraikan tadi, demi kemaslahatan umat, bangsa dan negara," pungkasnya.
(Qur'anul Hidayat)