JAKARTA - Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Pusat menggelar Sholat Tarawih kedua Ramadhan 1442 H. Para jamaah mengikuti protokol kesehatan (prokes) ketat. Masih sama seperti hari pertama, jamaah dibatasi 30 persen atau 2 ribu orang.
"Kami buka hanya 30 persen dari kapasitas yang tersedia," ucap Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar kepada wartawan, Selasa (13/4/2021).
Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi, hanya satu pintu yang dibuka, yaitu pintu Al-Fattah atau di seberang Gereja Katedral Jakarta. Jamaah wanita dan pria pintu masuknya berbeda.
Baca juga: Masjid Istiqlal Tak Gelar Buka Puasa Bersama
Terlihat pula di masing-masing pintu masuk terdapat dua orang petugas untuk mengecek suhu tubuh dan menyediakan hand sanitizer. Ada juga petugas yang mengarahkan jamaah untuk langsung ke ruang utama Masjid Istiqlal.
"Kami menaruh petugas pengatur saf, agar tidak terjadi penumpukan jamaah," jelas Nasaruddin.
Hanya ruang utama yang digunakan untuk ibadah Sholat Tarawih berjamaah. Terlihat pula badan pengelola Masjid Istiqlal telah mengatur jarak 1,5 meter antarjamaah.
Baca juga: Durasi Sholat Tarawih di Istiqlal Lebih Pendek Dibanding Kondisi Normal
"Kita hanya gunakan ruang utama, koridor tidak dipergunakan," ujarnya.
Selain itu, tempat wudu maupun daerah lainnya juga diawasi agar tetap kondusif dan tidak terjadi kerumunan. Protokol kesehatan pun berjalan dengan tertib.
Diberitakan sebelumnya, Masjid Istiqlal juga tidak menggelar buka puasa bersama serta itikaf. Adapun tujuannya agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tidak membuat kerumunan.
(Qur'anul Hidayat)