Baca juga: Jumlah Kasus Covid-19 Dunia Terus Melonjak, di Indonesia Justru Membaik
Dia mengatakan, EUL diberikan sebagai prasyarat pasokan vaksin Covax yang menjadi vaksin subsidi WHO ke berbagai negara dunia. Dalam hal ini untuk membantu suatu negara memutuskan kelayakan penggunaan, produksi, atau impor vaksin.
“Untuk memutuskan EUA nya segera. Sedangkan EUA spesifik hanya untuk izin edar terbatas di suatu negara,” tuturnya.
Wiku mengatakan, pada prinsipnya, WHO memberikan otoritas penuh terhadap masing-masing otoritas regulator nasional yakni BPOM untuk memberikan EUA-nya. Di mana dalam menerbitkan EUA, BPOM umumnya juga mengacu pada standar global.
“Namun WHO tetap harapkan vaksin yang telah dapatkan EUA dari tiap negara dapat mengurus EUL nya di masa yang akan datang,” pungkasnya.
(Fakhrizal Fakhri )