Baca juga: Kasus Pemalsuan Alat Tes Antigen, Satgas Covid-19: Ingat Sekarang Kita Sedang Krisis!
"Ini merupakan kelompok pengajian rutin ibu-ibu yang kerap digelar di desa tersebut. Kami masih menelusuri dan mendalami siapa yang pertama kali terpapar, nanti akan ditemukan dari riwayat perjalanan dan lain-lain," kata Yusman.
Pihaknya menduga penularan terjadi saat libur panjang dan saat warga menjalankan tradisi papajar atau tradisi jalan-jalan dan makan di tempat wisata sebelum masuknya bulan puasa, namun hal tersebut akan ditelusuri, sehingga antisipasi terus dilakukan.
"Kami akan terus pantau kondisi kesehatan warga yang saat ini masih menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing di bawah pengawasan gugus tugas kecamatan dan tenaga kesehatan setempat," katanya.
(Fakhrizal Fakhri )